Wednesday, March 25, 2015

Ketika kesedihan datang karena keinginan tak kunjung tercapai

Banyak sekali didalam benak tersimpan keinginan , cita" , lalu hati dan pikiranpun berfikir, bagaimana yahh cara meraihnya ?
Berusaha dan sabar ? Berusaha = karena sesuatu yang ingin dicapai harus diraih dengan suatu usaha .
Sabar = karena setiap usaha membutuhkan waktu untuk meraih kesuksesan, sabar menghadapi setiap keadaan, sabar menunggu keajaiban dari sang maha kuasa dan pemberi ��
Didalam usiaku 24 tahun ini, aku sudah menikah setahun yg lalu .
Dan belum dikaruniai seorang putra .
Hati berkata ... Aku ingin tapi aku tidak ingin berusaha , karena aku tidak tau bagaimana caranya berusaha .
Didalam mindset ku berfikir , banyak cara manusia membuat anak dengan mudah .
Tapi yang memberi adalah tuhan.
Saya sendiripun tau cara membuatnya , tapi yang memberi adalah tuhan .
Jika tuhan belum memberi ? Yang saya pikirkan selalu introspeksi diri .
Mungkin aku dulu berbuat dosa seperti ini sehingga aku mendapat cobaan seperti ini .
Mungkin tuhan punya rencana lain dan aku sih terserah tuhan saja , aku mengharap tapi aku juga tak berharap .
Akupun berdoa tak pernah mengharapakan itu, aku tidak mengerti masalah tuhan memberi dan menciptakan seorang manusia. Aku hanya bisa pasrah dan berfikir tuhan punya rencana lain yang lebih baik .
Terserah aku tidak mengerti dibagian itu .
Aku hanya mengerti mencari uang dan bagaimana caranya aku tau , dan yg menentukan sukses atau tidaknya usaha ini biar tuhan yang mengaturnya .
Lagi dan lagi mungkin aku bermain dalam rejeki yang sudah diatur oleh tuhan .
Hmmmmm ... Suka bingung dengan kehidupan ini .
Istriku terkadang suka mengeluh karena kita belum diberikan keturunan .
Mungkin dia tidak tau maksudnya .
Aku hanya bisa berdoa beribadah kuatkanlah hamba   Dan tuhan memberikan ketenagan fikiran kepadaku agar aku tidak terlalu stres dam tertekan akibat banyaknya tekanan dari keluarga istri dan orang" mungkin .
Apalah arti hidup yang seperti ini ... Aneh
Bagiku ini bukan suatu masalah tapi bagi istriku dan orang tuaku ini adalah masalah .
Jika tuhan memberikanku keturunan aku tidak ingin menjadi seperti orangtua ku .
Aku sediiihhhhh ..... ����������

Lambang kesedihan atas kebimbangan hidup



Kesalahanku yang terdahulu buat ku merasa sedih sampai saat ini .
Di tambah lagi perbedaan kehidupan yang dulu merasa senang namun jauh dari ketenangan .
Dan sekarang hati merasa tenang , namun jauh dari kesenangan duniawi .
Ya tuhann , mengapa hidup itu benar benar menjadi sebuah pilihan .
Tak ada pilihan yang sempurna , masing" memiliki kelebihan dan kekurangan .
Ku ingin yang sempurna .
Kau janjikan kehidupan yang sempurna dan abadi dimasa yang akan datang ?
Tapi tak kau tunjukan saat ini , bahkan contohpun tak kau perlihatkan .
Tapi aku percaya dan yakin akan kehidupan selanjutnya bahwa itu memang benar benar ada .
Ketika ku merasa hidup ku seperti ini .
Aku tak ingin kehidupanku yang mendatang sama seperti pahitnya hidup didunia ini .
Kan ku persiapkan kehidupanku didunia ini untuk bekalku di perjalanan hidupku selanjutnya .