Tuesday, June 21, 2016

Damn ilusion

Angin angin merasuk kulit .
Secercah cahaya rembulan
Dan bersinar satu bintang terang
Aq terbangun dalam lamunan
Dan hati wajahku berbisik

Lalu iya menyatu kembali
Kedalam wajahku
Ooo damn oooo damn ooo damn
Ssssstttttttttt

Belum terpecahkan kotak batin ini
Arungi sebuah hayalan indah
Masih dalam angan" semu
Ooohhhh damn
Kau selalu hadir dalam keheningan jiwa

Kau yg menjelma menjadi primadona
Kapan tiba waktunya
Tuhan berikanlah jawaban .


Sunday, March 27, 2016

Bunglon

Bunglon  itu mengisyaratkan sesuatu
Iya tersenyum tapi palsu
Mengapa kau lakukan itu
Bangga sekali kau terhadap dirimu

Kubangga kubersyukur inilah pemberian ilahi
Kunikmati kugunakan kuberkahkan yg  tlah diberikan

Ahahahhahaaa tertawalah diriku
Kau tertipu olehku
Namun tipuku baik
Aku sang bunglon
Aku penipu
Aku baik hati

Sunday, February 28, 2016

Dunia

Ada apa dengan dunia ?
Padahal kebahagian ini baru saja dimulai .
Lalu untuk apa dunia ?
Disaat semuanya terasa sama .

Seperti ada waktu yg tertinggal
Apa itu ?!??!
Jawaban yang mana yang akan terjawab ?
Bagaikan putaran bola dunia
Berputarr berputar putaaarrr sama .

Lalu apa yg dipikirkan oleh jiwa jiwa yg begitu lemah .
Perpaduan waktu dunia dan jiwa ?
Yang akan menuntun seorang penyair
Untuk selalu beecerita tentang sebuah dunia

Wednesday, February 3, 2016

Last posted that i've got

i don't know, no coment, i hope you always happy, thank you, and im sorry * i can't talk anything everything good for you *

Saturday, December 5, 2015

Cukup sekian

Ku terdiam sendiri
Merenungi suatu ketiadaan
Ketiadaan yang membuatku hampa

Kuingin berlari lari menari nari
Dan kupejamkan mata
Hingga esok hari kurasakan bahagia

Kau yang tlah sirna
Tapi hati ini mengisyaratkan sesuatu
Kisah yg tak kunjung usai
Yg kubendung untukmu

Lampauan hasrat ini
Kata demi kata tersirat didalam kalbu
Ingin kuucapkan seikat kata
Kau kau kauuu

Kaulah racunku
Kaulah pembunuhku
Mati kurasa hati ini
Kehilangan dirimu sekian lama

Sunday, November 22, 2015

Kepo kebo

Kenangan tak henti"nya
Membuatku kepo
Untuk apa sebenarnya
Dia datang dan pergi
Kau tancapkan mawar
Kuhirup wangi lalu kau cabut

Ku tak ingin mengenangmu
Tapi ku selalu kepo
Lalu untuk apa
Lalu mengapa otak ini

Ohhh kepo kepo
Kau bagaikan kebo kebo
Yang tak punya otak



Tuesday, September 1, 2015

Burung bersayap patah

Burung bersayap patah dipatahkan sang cinta
Terbang kesana kemari dengan luka tak dmengerti
Merasakan kesakitan yang tak tau darimana

Tergeleng geleng tak percaya
Terlunta lunta tak tentu arah
Terpagar jatuh menyentuh tanah
Tak tahu tak bisa terbang masih mencoba untuk terbang

Jatuh kembali bangkit kembali
Menahan sakit burung bersayap patah

Berkaca kaca mata batin seolah ingin berbicara
Mulutpun ikut patah sayapnya pun ikut patah
Kau kemana sajaaaaaa .....
Aku telah lama disinii ...

Dimensi waktu yang begitu sempit
Menyentuh sesuatu dan jatuh kembali
Terbukalaaahhhh ia geram setengah mati